WhatsApp Image 2021-11-29 at 15.05.58

Inovatif! Pengabdian Masyarakat Prodi ESY Ajarkan Cara Olah Daun Sirsak Jadi Permen Sehat Kaya Manfaat dan Nilai Ekonomis Tinggi

Kendari, HUMAS FEBI-Setiap Program Studi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari memiliki masyarakat binaan yang dijadikan sasaran untuk menerapkan karya inovasi dari dosen maupun mahasiswa. Hal ini sebagai bukti keseriusan program studi dalam hal pengabdian kepada masyarakat.
Jumat (19/11/2021) Program Studi Ekonomi Syariah (ESY) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kendari melaksanakan pengabdian dan praktik karya inovasi pada Masyarakat Binaan Desa Wonua, Kabupaten Konawe Selatan. Desa ini dinilai sangat cocok dan membutuhkan sentuhan para akademisi ekonomi untuk mengembangkan potensi masyarakatnya. Dalam kesempatan ini, Dosen Program Studi Ekonomi Syariah bersama dengan mahasiswa mengajarkan ibu-ibu di Desa Wonua membuat permen dari daun sirsak. Permen dibuat dalam bentuk jelly dan juga dalam bentuk lollipop.
Permen yang dihasilkan ini tentunya sangat memiliki kandungan manfaat yang sangat banyak. Kita ketahui bahwa daun sirsak mengandung tanin, alkaloid, dan sejumlah kandungan kimia lainya seperti, aletogenins, annocatacin, annocatalin, annohexocin, annonacin, annomurian, anomurine, anono genetisic acid caclourine, linoleic acid, gigan tetronin, dan muricaptocin. Kandungan senyawa kimia tersebut merupakan senyawa yang dapat memberikan manfaat untuk tubuh baik sebagai obat ataupun meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Dalam sambutannya, Ibu Desa Wonua, Wagisri, mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan ini. Kegiatan seperti ini sangat diperlukan dalam rangka memberdayakan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Program Studi Ekonomi Syariah yang sudah rela meberikan ilmu cara mengolah daun sirsak mejadi permen yang sangat bermanfaat ini”, tutur Beliau.
“Selama ini kami mengira tanaman sirsak ini tidak berguna, ternyata banyak manfaatnya”, lanjutnya.
“Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi bapak/ibu Dosen dan juga mahasiswa yang telah rela memberikan ilmunya. Semoga kegiatan ini juga dapat memberdayakan ekonomi masyarakat di desa Kami”, tutup Beliau.

Kegiatan yang berlangsung kurang lebih 6 jam ini diikuti dengan antusias yang sangat tinggi oleh para ibu-ibu majelis talim Desa Wonua. Hal ini ditunjukkan semanga mereka yang tidak pernah istirahat selama kegiatan berlangsung, dan juga peserta banyak meberikan pertanyaan tentang hal-hal yang belum dipahami. Pihak Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kendari sangat senang dan kagum terhadap semangat dan antusias para ibu-ibu di desa ini. Hal ini sebagai bukti bahwa mereka benar-benar sangat membutuhkan kegiatan ini.
Pihak ketua majelis talim, Nafsul Muthmainnah, sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan semacam ini, dan berharap kepada Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Kendari agar kegiatan yang sangat bermanfaat seperti ini terus dilakukan.
“Kami sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan hari ini, sungguh kegiatan sperti ini sudah lama kami tunggu”, katanya.
“Semoga pihak Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Kendari masih bersedia untuk melakukan kegiatan lain di desa Kami”, harap Beliau.
“Berakhirnya kegiatan hari ini semoga tidak mengakhiri silaturahmi Kami dengan pihak Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Kendari. Kami memohon agar pihak program studi tetap mau meberikan arahan apabila kami masih butuhkan setelah ini”, tutup Beliau.
Ketua Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Kendari, Abdul Wahid Mongkito, M.EI, sebelum menutup kegiatan mengatakan bahwa pihak program studi tetap bersedia dan terbuka untuk memberikan arahan dan bimbingan mengenai kegiatan yang sudah dilakukan.
“Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Kendari selalu bersedia memberikan arahan ataupun bimbingan yang lebih lanjut tentang kegiatan hari ini”, katanya.
“MoU yang ditandatangani hari ini sebagai bukti bahwa Kami siap untuk memberikan bimbingan, arahan maupun hal lain yang bisa memberikan manfaat, terutama dalam hal pemberdayaan ekonomi masyarakat”, tutup Beliau.



Comment Form