WhatsApp Image 2022-06-21 at 22.10.30

Tingkatkan Akreditasi, ESY IAIN Kendari bergabung pada Forum Prodi ESY Nasional


Salatiga, Humas FEBI – Kaprodi S-1 Ekonomi Syariah IAIN Kendari, Abdul Wahid Mongkito, M.E.I., mengikuti pertemuan Asosiasi Program Studi Ekonomi Syariah Indonesia (APSESI) di Kabupaten Salatiga, Jawa Tengah. Pertemuan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Ekonomi Syariah terutama di PTKIN.
Program Studi S-1 Ekonomi Syariah IAIN Kendari dengan akreditasi B terus berupaya meningkatkan Tri Dharma Perguruan Tinggi di tengah masyarakat dengan terus memberikan layanan akademik yang Sistematis, Tenaga Pengajar Profesional yang merupakan alumni perguruan tinggi ternama dalam dan luar Negeri yang sebagian besar berpangkat Akademik Lektor serta Lektor Kepala, Program Pengabdian Masyarakat dan desa binaan yang kontinu serta melibatkan mahasiswa, ditambah lagi puluhan karya ilmiah dosen yg telah terpublikasi pada jurnal nasional bereputasi hingga jurnal international terindeks Scopus, serta memiliki banyak sitasi. Prodi Ekonomi Syariah yakin akan mendapatkan predikat UNGGUL pada reakreditasi prodi tahun 2022 ini. Apalagi dengan Bergabung pada Asosiasi Program Studi Ekonomi Syariah berskala Nasional ini.
Pertemuan APSESI ini diselenggarakan bersamaan dengan perhelatan Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (AFEBIS) yang dihadiri lebih kurang 55 Fakuktas Ekonomi dan Bisnis Islam seluruh Indonesia. Tim FEBI IAIN Kendari juga ikut hadir dalam pertemuan yang dihelat tanggal 20 hingga 22 Juni 2022 di Hotel Laras Asri Kabupaten Salatiga, Jawa Tengah ini. FEBI IAIN Kendari juga mengutus Dr. Ummi Kalsum, M.Ag (Wakil Dekan 1), Nurjannah, M.Pd (Kaprodi Perbankan Syariah), Dr. Suman Ansela (Ketua Jaminan Mutu ) untuk bersama-sama mengikuti acara tersebut dalam rangka pengembangan fakultas maupun institusi.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kendari, Dr. Rusdin Muhalling, M.E.I., sangat mendukung kegiatan seperti ini. Beliau mengatankan bahwa kegiatan seperti ini akan sangat mendukung pengembangan lembaga fakultas maupun institusi ke depannya.
“Sebagai pimpinan, Saya sangat mendukung kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Kegiatan ini tentunya akan sangat bermanfaat untuk pengembangan fakultas khususnya dan institusi pada umumnya”, tutup Beliau.


WhatsApp Image 2021-11-29 at 15.05.58

Inovatif! Pengabdian Masyarakat Prodi ESY Ajarkan Cara Olah Daun Sirsak Jadi Permen Sehat Kaya Manfaat dan Nilai Ekonomis Tinggi


Kendari, HUMAS FEBI-Setiap Program Studi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari memiliki masyarakat binaan yang dijadikan sasaran untuk menerapkan karya inovasi dari dosen maupun mahasiswa. Hal ini sebagai bukti keseriusan program studi dalam hal pengabdian kepada masyarakat.
Jumat (19/11/2021) Program Studi Ekonomi Syariah (ESY) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kendari melaksanakan pengabdian dan praktik karya inovasi pada Masyarakat Binaan Desa Wonua, Kabupaten Konawe Selatan. Desa ini dinilai sangat cocok dan membutuhkan sentuhan para akademisi ekonomi untuk mengembangkan potensi masyarakatnya. Dalam kesempatan ini, Dosen Program Studi Ekonomi Syariah bersama dengan mahasiswa mengajarkan ibu-ibu di Desa Wonua membuat permen dari daun sirsak. Permen dibuat dalam bentuk jelly dan juga dalam bentuk lollipop.
Permen yang dihasilkan ini tentunya sangat memiliki kandungan manfaat yang sangat banyak. Kita ketahui bahwa daun sirsak mengandung tanin, alkaloid, dan sejumlah kandungan kimia lainya seperti, aletogenins, annocatacin, annocatalin, annohexocin, annonacin, annomurian, anomurine, anono genetisic acid caclourine, linoleic acid, gigan tetronin, dan muricaptocin. Kandungan senyawa kimia tersebut merupakan senyawa yang dapat memberikan manfaat untuk tubuh baik sebagai obat ataupun meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Dalam sambutannya, Ibu Desa Wonua, Wagisri, mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan ini. Kegiatan seperti ini sangat diperlukan dalam rangka memberdayakan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Program Studi Ekonomi Syariah yang sudah rela meberikan ilmu cara mengolah daun sirsak mejadi permen yang sangat bermanfaat ini”, tutur Beliau.
“Selama ini kami mengira tanaman sirsak ini tidak berguna, ternyata banyak manfaatnya”, lanjutnya.
“Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi bapak/ibu Dosen dan juga mahasiswa yang telah rela memberikan ilmunya. Semoga kegiatan ini juga dapat memberdayakan ekonomi masyarakat di desa Kami”, tutup Beliau.

Kegiatan yang berlangsung kurang lebih 6 jam ini diikuti dengan antusias yang sangat tinggi oleh para ibu-ibu majelis talim Desa Wonua. Hal ini ditunjukkan semanga mereka yang tidak pernah istirahat selama kegiatan berlangsung, dan juga peserta banyak meberikan pertanyaan tentang hal-hal yang belum dipahami. Pihak Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kendari sangat senang dan kagum terhadap semangat dan antusias para ibu-ibu di desa ini. Hal ini sebagai bukti bahwa mereka benar-benar sangat membutuhkan kegiatan ini.
Pihak ketua majelis talim, Nafsul Muthmainnah, sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan semacam ini, dan berharap kepada Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Kendari agar kegiatan yang sangat bermanfaat seperti ini terus dilakukan.
“Kami sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan hari ini, sungguh kegiatan sperti ini sudah lama kami tunggu”, katanya.
“Semoga pihak Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Kendari masih bersedia untuk melakukan kegiatan lain di desa Kami”, harap Beliau.
“Berakhirnya kegiatan hari ini semoga tidak mengakhiri silaturahmi Kami dengan pihak Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Kendari. Kami memohon agar pihak program studi tetap mau meberikan arahan apabila kami masih butuhkan setelah ini”, tutup Beliau.
Ketua Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Kendari, Abdul Wahid Mongkito, M.EI, sebelum menutup kegiatan mengatakan bahwa pihak program studi tetap bersedia dan terbuka untuk memberikan arahan dan bimbingan mengenai kegiatan yang sudah dilakukan.
“Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Kendari selalu bersedia memberikan arahan ataupun bimbingan yang lebih lanjut tentang kegiatan hari ini”, katanya.
“MoU yang ditandatangani hari ini sebagai bukti bahwa Kami siap untuk memberikan bimbingan, arahan maupun hal lain yang bisa memberikan manfaat, terutama dalam hal pemberdayaan ekonomi masyarakat”, tutup Beliau.


WhatsApp Image 2021-11-06 at 20.30.00

Menuju Akreditasi Unggul, Prodi ESY Adakan Pendampingan dan Simulasi Penyusunan Borang 9 Kriteria


Kendari, Humas FEBI–Standar mutu sebuah institusi salah satunya dapat dilihat dari akreditasinya. Hal ini juga berlaku pada semua program studi di sebuah perguruan tinggi.  Guna menghadapi reakreditasi Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kendari mengadakan pendampingan dan simulasi penyusunan borang sembilan kriteria.

Pendampingan yang diadakan di Hotel Plaza Inn Kendari (6-8 November 2021) tersebut dilaksanakan dalam rangka membidik Akreditasi Unggul Program Studi Ekonomi Syariah pada tahun 2022 mendatang. Sebelumnya, program studi ini telah mendapat akreditasi “B” dari BAN-PT.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor I IAIN Kendari, Dr. Husain Insawan, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyatakan bahwa semoga Program Studi Ekonomi Syariah mendapatkan akreditasi unggul sehingga dapat membawa nama baik institusi dan mendapat posisi yang baik di mata masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat menjatuhkan pilihan pada program studi ini.

“Semoga prodi ini mendapatkan akreditasi unggul, sehingga nanti masyarakat banyak yang memilih prodi ini ini untuk melanjutkan studi”, harap Beliau.

“Akreditasi unggul nanti juga akan menjadi modal IAIN Kendari untuk bertransformasi menjadi UIN Kendari”, lanjut Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga ini.

Dalam kegiatan ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kendari, yang diketuai oleh Bapak Abdul Wahid Mongkito, M.E.I., menghadirkan pemateri yang handal di bidangnya, Dr. Arsip Putra, S.E., M.Si. Beliau merupakan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Halu Oleo sekaligus sebagai Asesor Badan Akreditasi Nasional Peruruan Tinggi (BAN-PT).


WhatsApp Image 2021-08-28 at 09.43.51

Target Akreditasi Unggul, ESY Adakan Workshop Pemutakhiran Kurikulum


Setiap program studi di perguruan tinggi harus merespon secara cepat dan tepat untuk  bisa membekali dan menyiapkan lulusan yang unggul, tanggap dan siap menghadapi tantangan zaman. Untuk menanggapi hal tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Kendari Program Studi Ekonomi Syariah menyelenggarakan workshop pemutakhiran kurikulum. Workshop ini sesuai dengan program kerja yang sudah ditetapkan oleh fakultas, yakni “Revisi kurikulum program studi secara berkala sesuai KKNI dan dinamika perubahan iptek, budaya, dan kebutuhan kompetensi kerja baru”.

Seperti kita ketahui bersama, kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka, program “hak belajar tiga semester di luar program studi” adalah untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap.  Program-program experiential learning dengan jalur yang fleksibel diharapkan akan dapat memfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensinya sesuai dengan passion dan bakatnya. Untuk itu, program studi di perguruan tinggi harus inovatif agar mahasiswa mendapatkan capaian pembelajaran secara optimal yang merupakan kewajibannya. Mahasiswa juga diberi hak berupa kebebasan untuk melakukan pembelajaran di luar Program Studi selama 3 semester.

Latar belakang dari adanya konsep kampus merdeka belajar adalah Permendikbud No. 3 Tahun 2020 yang memberikan hak pada mahasiswa untuk belajar diluar prodi selama 3 semester dalam rangka menyiapkan mahasiswa menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja dan kemajuan teknologi yang pesat. Ada dua tujuan utama dari konsep kampus merdeka belajar ini. Tujuan pertama adalah untuk memperkaya dan meningkatkan wawasan dan kompetensi mahasiswa di dunia nyata, sesuai dengan passion dan cita-citanya. Lalu, tujuan kedua adalah untuk mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja.

Oleh karena itu, tujuan utama Workshop ini untuk melakukan pemutakhiran kurikulum Program Studi Ekonomi Syariah dari yang sudah ada untuk disesuaikan dengan kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang nantinya akan menjadi panduan bagi pelaksanaan perkuliahan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kendari.

Selain itu, workshop yang diadakan di Hotel Claro Kendari (20-22 Juni 2021) tersebut dilaksanakan dalam rangka membidik Akreditasi Unggul Program Studi Ekonomi Syariah pada tahun 2022 mendatang. Sebelumnya, program studi ini telah mendapat akreditasi “B” dari BAN-PT.

Dalam kegiatan ini, Program Studi Ekonomi Syariah, yang diketuai oleh Bapak Abdul Wahid Mongkito, M.EI ini menghadirkan pemateri yang handal di bidang penyusunan kurikulum. Pemateri yang dihadirkan yaitu Dr. La Maronta Galib, M.Pd, dengan materi “Kerangka Landasan Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Bagi Program Studi di Perguruan Tinggi”. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa kurikulum pendidikan tinggi merupakan amanah institusi yang harus senantiasa diperbaharui sesuai dengan perkembangan kebutuhan dan IPTEKS yang dituangkan dalam capaian pembelajaran.

“Permasalahan yang sering muncul di kalangan akademisi adalah minimnya pemahaman dan pengalaman nyata tentang bagaimana mengkonstruksi atau merekonstruksi kurikulum Program Studi (Prodi) di Perguruan Tinggi (yang masih sangat beragam) sesuai dengan  perkembangan IPTEKS (scientific vision), kebutuhan masyarakat (spiritual & societal needs), serta kebutuhan pengguna lulusan (stakeholder eeds)?” Lanjut beliau.

Dosen Jurusan Pendidikan Fisika Universitas Halu Oleo ini juga mengingatkan kepada semua peserta, yang berasal dari kalangan dosen di beberapa perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara, dan juga yang berasal dari para pemangku kepentingan bahwa dalam  pelaksanaan program MBKM semua capaian pembelajaran lulusan untuk suatu program studi harus dapat dicapai seperti yang sudah ditetapkan.  Namun demikian, prodi dapat menambah kualitas dan memfasilitasi passion mahasiswa dengan menambah  beberapa kompetensi sesuai dengan pilihan kegiatan mahasiswanya.

Pemateri lain juga yang turut hadir yaitu Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Kendari, Ibu Dr. Asliah Zainal, M.Pd., dengan materi “Kebijakan Kurikulum KKNI-MBKM”. Dalam mengawali sambutannya, beliau mengingatkan bahwa salah satu syarat suatu program studi untuk terakreditasi yaitu harus adanya penyesuaian kurikulum di mana ada keterlibatan pemangku kepentingan dalam proses evaluasi dan pemutakhiran kurikulum, kesesuaian capaian pembelajaran dengan profil lulusan dan jenjang KKNI/SKKNI, ketepatan struktur kurikulum dalam pembentukan capaian pembelajaran.

“Urgensi pemutakhiran kurikulum yaitu sebagai pemenuhan syarat akreditasi salah satunya adalah pemutakhiran kurikulum.Skor tertinggi (4) dapat diperoleh jika ada pemutakhiran kurikulum tiap 4 s/d 5 tahun yang melibatkan pemangku kepentingan internal dan eksternal serta direview oleh pakar bidang ilmu prodi, industri, asosiasi, serta sesuai dengan perkembangan ipteks dan kebutuhan pengguna”, tutur Beliau.

Sebelum menutup sambutannya, beliau berharap kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kendari, terutama pada Program Studi Ekonomi Syariah agar dapat menjadi role model penerapan program MBKM terkhusus di Sulawesi Tenggara.